Jumat sore sekitar pukul 20.00 aku packing list untuk persiapan ke cukuray , pendakian kali ini tidak ada persiapan sama sekali, karna sepulang kantor magrib dan langsung packing untuk menyiapkan segala sesuatunya yang diperlukan, perlengkapan aku minim sekali dan bahkan dibilang spontan, apa yg ada dirumah dibawa dan jam 22.00 baru kelar, mandi dan langsung berangkat ke kampung rambutan yang sebelumnya jemput temen yang mau ikut. Dari rumah temen berangkat jam 23.10 naik taxi sampe rambutan,,,, tidak lama aku sampai dan tawar menawar bus sebentar dan akhirnya kita dah ada di badan bus yang terakhir dari kampung rambutan itu.
Bus segera meluncur sekitar pukul 00.00 suasananya panas sekali karena kebetulan kita naik bus ekonomi yang sarat sama keringat dan asap rokok, ga banyak tingkah karna sejujurnya aku dah lelah dan menyiapkan stamina untuk mulai pendakian besuk, karna planing aku setiba digarut langsung ke starting point dan mulai mendaki.
Di bus ada pendaki lain yang mo naik ke papandayan, aku ga sempet basa- basi karena aku ngantuk dan berusana untuk tidur yang dari tadi nggak bisa tidur. Jalanan macet rupanya di kilometer 58 ditol cilampek ada kecelakaan, selang 1 jam perjalanan sudah normal kembali dan aku sampai di terminal garut pukul 05.00. menuju ke pasar deket terminal untuk shalat subuh dan mencari bekal ynag harus dilengkapi,,,, terutama air minum.
Setelah sarapan pagi bubur ayam garut, tepat pukul 06.00 aku melanjutkan perjalanan naik angkot jurusan cilawu dan segera tiba di pangkalan ojek citeluh ( deyeuhmanggung ) 30 menit kemudian. Turun dari angkot langsung tawar ojek dan berangkat menuju starting point pemancar indosiar. 30 menit kemudian aku sampai dipemancar.prepare dan berdoa untuk memulai pendakian, aku mulai mendaki jam 07.50 dengan harapan sampe puncak bayangan sebelum ashar.
Perlahan –lahan aku mulai menyusuri perkebunan tea yang cukup luas dan jalanan mulai menanjak dan licin, aku berusaha sekuat tenaga agar aku ga kepleset karna beban caril aku cukup berat. Pendakian mulai berasa setelah melewati ladang penduduk yang berbatasan langsung dengan hutan cikuray….
Hmmmm,,,, sungguh asri hutan cikuray, tapi sayang ladang penduduk mengusik keasrian hutan itu, disekeliling aku berjalan ladang gundul yang di tanami sayuran ada di kiri kanan jalur. Sungguh sangat disayangkan untuk pemandangan kaki gunung. Any way aku memulai masuk hutan yang lebat dan ilalang yg tinggi serta pepohonan yang tumbuh disekitar jalur sangat lebat, sehingga aku harus menyibak agar jalur bisa dilewati, rupanya tak ada seorang pendakipun yang sedang ato telah camp dipuncak. Aku bertiga yang pertama di hari itu,,,, dalam hati aku berguman gunung yang sepi namun menyimpan sejuta makna, mungkin aku kan menemukan temen pendaki yg lain, karna sebelum aku mendaki aku lihat 2 orang yang sedang bersiap2 untuk mendaki siang nanti.
Perjalanan langkah demi langkah semakin jauh masuk kehutan sesekali berhenti dan istirahat, temen aku merokok dengan riangnya satu kali berhenti 2 batang rokok melayang,,, ampun tuh anak,,,,,, pantesan nafasnya terengah -engah. Cuaca sudah mulai ga beres kadang kabut tebal kadang sinar matahari cukup terang dan bergantian sampai bebeapa lama hingga akhirnya aku putuskan untuk diriin camp takut kehujanan di tengah perjalanan .waktu itu baru jam 12.00 masih separo perjalana ke puncak, tapi kondisi yang seperti itu mengharuskan aku mengambil keputusan yang tepat, aku orientasi medan dan dapet lapak yang cukup diriin 2 tenda,,,, menuruut GPS aku diriin tenda diketinggian 2200 mpdl betul masih separo perjalanan untuk sampai puncak. Aku diriin tenda dan 15 menit kemudain tenda sudah berdiri dengan rapi dan kita istirahat.
Belum lama kita istirahat hujan turun dengan derasnya dan petir menyambar2 untungnya tidak disertai angin kencang, kalo sampai hal itu terjadi mungkin aku dan kawan akan terancam badai walau belum sampe puncak. Hujan cukup lama berlangsung dan bener dugaan aku, 2 orang pendaki yang tadi ketemu dibawah muncul basah kuyup walau ada ponco, mungkin hujan lebat bgt istirahat sekitar 1 jam dan melanjutkan perjalanan kembali tujuannya langsung camp puncak pass. Sedang aku akan melanjutkan perjalanan pagi hari karna temenku kecapean dan baru kali pertama naik gunung, aku harus menjaga kondisinyua supaya stabil.
Setelah sore aku tidur dan bangun lagi sekiar jam 22.00 susana cerah dan bintang kelihatan diantara rimbunan pohon.aku keluar tenda dan ternyata dingin sekali, aku buat kopi dan the hangat sambil masak untuk mengisi perut yang baru tadi siang dapet jatah makan. setelah menikmati pemandangan malam itu aku kembali ke tenda dan ingin tidur. jam 00.00 aku kembali tidur tapi susah bgt memejamkan mata. Sayu –sayu aku denger ada suara orang ngaji ga tahu pantulan ato emang bener ada suara itu, selang beberapa saat suara itu hilang dan kembali hadir dengan suara gelak tawa dan ada yang ngobrol di depan tenda, mungkin pendaki yang numpang istirahat aja. Ato yg lainnya yg jelas asal tidak mengganggu buat aku itu tak jadi masalah.
Pagi harinya aku summit attack ke puncak cikuray yang kurang lebih di tempuh 2 jam, aku sampai diatas dan menikmati pemandangan sekitar, disisi timur menjulang tinggi gunung ciremai dan timurnya lagi gunung slamet, dan sekeliling ada gunung papandayan dan guntur.
Dipuncak ketemu sama bhertes ceng dan bang lele yang kemaren aku temui, tak berapa lama aku turun karna angin kencang dan kabut turun , kembali ke tenda yang ditinggalkan, packing dan 1,5 jam kemudian aku sudah sampai di pemancar dan bersiap siap untuk kembali ke Jakarta.
Sampai dijakarta hari minggu malam jam 21.30 kembali ke habitat semula dan istirahat seninnya nonton bola he,,,he,,,,
Thanks buat temn seperjalanan asep, asih dan rekan yg aku temukan di cikuray bhertes ceng dan lele. Dan semua temen2 yang dah Bantu secara tidak langsung.
Waktu perjalanan (santai, dengan kerir 60 ltr/20-an kg per org
- Kp Rambutan –Garut ( Bus ) 4 Jam
- Garut – Citeluh ( angkot ) 0,5 Jam
- Citeluh – Pemancar ( ojek ) 0,5 Jam
- Pemancar _ Puncak bayangan ( Mendaki ) 5-6 Jam
- Puncak bayangan – Puncak Pemancar 1-2 Jam
- Total pendakian ( jalan ) s.d puncak pass 7-9 Jam
Transoprtasi per tanggal 16 Maret 2007 Sbb :
- Bus kampung rambutan – Garut ( AC ) Rp. 30.000
- Angkot 106 Cilawu ( wana biru muda ) Rp. 3.000
- Ojek cilawu ( deuyehmanggung ) –Pemancar Rp. 20.000
- Ojek Pemancar - Cilawu ( jemput ) Rp. 25.000
- Angkot Citeluh – Garut Rp. 3.000
- Bus Garut – Kp. Rambutan, Uki Rp. 30.000

Menyewakan angkutan Petualang dengan Armada Travelo ,10 Penumpang harga bersahabat , Trayek Rutin sabtu -Minggu Lenteng Agung -Cibodas ,
BalasHapusBooking 2 hari sabtu minggu 1jt ,diluar Tol ,info 0817162552
Menyewakan angkutan Petualang dengan Armada Travelo ,10 Penumpang harga bersahabat , Trayek Rutin sabtu -Minggu Lenteng Agung -Cibodas ,
BalasHapusBooking 2 hari sabtu minggu 1jt ,diluar Tol ,info 0817162552