Women Trekking Series

Oleh : Tanti Lestari, Edisi : Menggapai Puncak Pangrango [ 24-25 Oct 2008 ]

“…..Senyum tipis yang terurai seiringnya triangulasi 3.019 mdpl puncak pangrango sudah terlihat, sekilas mata memandang beberapa temen yang sudah ada di sana beberapa menit sebelum aku tiba, yang lima menit lalu terdengar kisruh

dan rianya mereka menyerukan …” Hey …kita dah sampai puncak ka ….” Teriakan itu jelas terlontar dari bibir mbok ju dan neni , tim dari Surabaya juga temen-temen yang lain yang sudah lebih awal sampai di titik ini, masih dari HT yang aku pegang …… sesaat kumerenung dan kutinggalkan tugasku sebagai sweeper karna aku yakin yg kutinggalkan ka rona dan ka nita juga jenny yg bisa mengejarku dengan singkat dan akupun mengejar mereka ….. sementara ka rona dan ka nita masih asyik dengan dres code nya di tanjakan akhir itu sebelum sampai dipuncak …..ku tinggalkan cameraku di tangan ka nita …..dan akupun berjalan bersama widya dan mba diah nita….. bersama cameramen mba yuli bersama-sama menggapai puncak tertinggi gunung pangrango “……aaaaaakhirnya ku kembali ke padamu pangrango yang dingin …..”

Day 1 jumat jam 20.00

Aku sudah sampai di kp rambutan bersama lia adikku dianterin asep dan juga erry pacar adikku, aku masih berdua saat itu, 5 menit berlalu atik dan vita datang, ku tinggalkan caril aku dan akupun makan malam rasa lapar ini terasa dari tadi karena aku ga sempet makan dirumah. Sesaat kemudian aku kembali ke meeting point dan menunggu beberpa teman sambil berkenalan sama temen-temen yang nanti akan mejadi temen seperjalanan. Setelah beberapa waktu berlalu ka nita sms dia sudah ada di dalam terminal, aku masih menunggu temen-temen sampai pada akhirnya sudah terkumpul semuanya dan kita bersama masuk ke terminal itu. terlihat disana ada mas gethuk, tryas dan mas joko, juga mba heni riana …ka rona hmmmm masih ada yang kurang niy bang jo dan mba nita sama ipey lom ada sementara calo bus banyak bgt yah begitulah seperti biasa ……

Deal Rp. 10.000 satu kali tawar ke cibodas aku menawar bus dan disetujui sama awak bus …..sambil ngibul dikit kalo jumlah temen ada 28 padahal Cuma 22 ( bodo ah kadang calo sekali-sekali di gituin ) setelah semuanya naik dan ngetem akhirnya bus berangkat …. Tinggal sekar dan riza, yuli serta siska yg akan menyusul karena riza baru tolak dari bandung yg harus meliput louncingnya Sheila on7.

Day 2 sabtu dini hari jam 01.30

Kami tiba di pertigaan cibodas dan melanjutkan ke pos Montana, cuaca cukup dingin dan kami segera menuju pos itu, berharap tidak ramai dan kamipun bisa beristirahat . dua mobil cukup untuk mengangkut kami ke atas ….jam 02.00 kami sampai di depan pintu Montana ….. suara lembut ka rona memanggil bang roni dan bang kemi dan entah siapa aku ga begitu jelas …tapi tak kunjung ada sahutan dari dalam hingga akhirnya ada salah seorang ( aku lupa namanya ) menggedor pintu dan bang kemy membukanya hhmmmmm…… ga pake basa-basi kita langsung masuk dan sesingkat itu base camp yg rapih itu seperti kapal pecah oleh ulah kami dengan bongkaran caril sambil menungg sekar kami repack apa yang harus dibawa dan yg ditinggalkan.sementara timnya mas gethuk memilih jalan dahulu sampai panyangcangan.

Kulihat ka rona dan ka nita masih sempet telpun bang nanda dan kang dhanis yang masih di warung mang idi, dari sudut ruangan ka nita meminta frekuensi HT yg akan kita bawa sambil masih ngobrol diujung telp…” bentar ka nita aku cek dulu…..” kuta pake jalur external ku coba set ke frekuensi 140.000 mudah2an nanti ga tabrakan kalo siang hari.ok kak kita pake frekuensi 140.00 .sambil masih ngomong sama yang di ujung telp ka nita member tahu.

Sembari beristirahat akhirnya jam 04.00 sekar datang dan menunggu subuh tiba kami mempersiapkan pendakian subuh-subuh.setelah mendaftar ulang dan pamit sama bang kemi dkk akhirnya kami berjalan sesuai dengan pembagian tim,bisillahirahmanirohim jam 05.00 kami memulai pendakian ini.

Jam 06.00

Perlahan-lahan senter dan langkah kami beriringan terus berjalan, sampai di jembatan kayu kami bertemu dengan timnya bang nanda juga kang dhanis yang satu jam lebih awal memulai pendakian ini…..sementara tim belakang masih take di telaga biru ( dari pantuan HT…suara ka nita nyaring kita masih syuting ditelaga biru ) ku biarkan dan kutunggu di pos panyancangan. Jam 06.00 pagi udara masih terasa sejuk kami beristiraht sesaat, sementara riri , nona juga mbok ju sudah melanjutkan perjalanan, sesaat setelah temen-temen kelihatan kami melanjutkan untuk sampai di air panas.

Formasi berubah tidak jalan dengan timnya masing-masing tapi tetap masih terpantau dengn baik, kami bersama menuju kandang badak. “nita …monitor ….suara ka rona cek kondisi team yang dibelakang…. “ team belakang aman ….. 7 orang ganti ….” Aku Cuma nyengir aja …..wah pasti masih melanjutkan take. Sesaat kemuaidan “ rona monitor ….. dibekalang ada 10 orang satu peserta ada yg kecapean “ gleg …siapa gerangan aku tebak atik secara caril dia yang keliatan berat ……akhirnya atikpun di biarkan jalan lenggang,caril ka nita yg beratnya setengah berat ku itu dibawa sama jenny, sementara caril atik dibawa ka nita ….dan caril jenny dibawa mba nita, caril mba nita aku bawa …..hehehe ( membingungkan emang ) ga liat jalan depan dan kesandung2 hehehe…akhirnya nyerah juga dan diganti sama ka nita hehehe ( maaf aku keberatan ka nit ….)

Jam 10.45 kandang batu

Setelah segerombolan cewe dating mendekati air terjun, disempatkan berisitirahat di pos pemandanagn yang sudah rusak, terlihat neni yang sedang istirahat …..yang sempet ngelinding seiring caril aku roboh ke tanag …bruggg..2 caril dan satu bocah mungil tersungkur ditanah ……Akhirnya setelah melewati perjalanan yang cukup panjang kami tiba di pos air panas, terlihat timnya kang danis lagi goreng singkong wah enak rasanya …… ( makasih dah dikasih cemilan yah …) kami segera melanjutkan perjalanan dikandang batu ketemu sama timnya mas gethuk ….setelah istirahat beberapa saat kami melanjutkan perjalanan lagi.

Jam 13.00 kandang badak

Tim berjalan terpecah ada yang lebih dahulu sampai dikandang badak ( mbok ju, nona dan riri sudah sampai di kandang badak ) sementara aku masih butuh waktu 2 jam dari kandang batu hingga kandang badak, mata yang berat mendukung aku untuk tidur di tiap jalan datar dan sepi…rasanya enak bgt, HT aku ku kecilin sehingga panggilan ka rona sama ka nita ku tak mendengar……( ga sengaja abisnya frekuensi tabrakan mulu piss ya aaaa)

Kandang badak, yach kandang badak satu persatu kami sampai …..masih tertinggal sekar, neni, mba nita dan yg lain dan segera disusul ka nita,melihat kondisi sebenernya waktu masih cukup untuk summit ke puncak pangrango karena hari masih siang, tapi melihat cuaca yg tiba-tiba mendung juga beberapa temen akhirnya kami putuskan camp di kandang badak dan melihat perkembangan bagaimana nanti ….sementara lima tenda sudah berdiri berdampingan, kami segera memasukkan barang-barang masing-masing dan memulai membuat makan siang di tenda masing-masing. Sampai akhirnya tenda berdiri semua yah 8 tenda untuk 24 orang lebih dari cukup. Sementara hari itu cukup ramai di kandang badak, rupanya ada pendakian bersama juga yang camp dikandang badak. Sore itu ka nita nyamperin aku “ tan ….kita camp disini aja baru besuk pagi kita summit ke pangrangonya gimana …? “ aku iya aja karena sejujurnya aku juga lelah dan membayangkan merunduk, merangkak melangkahi pohon tumbang belum lagi kalo- kalo nanti hujan di tengah perjalanan. “ oke deh ka kita camp disini aja, biarkan teman-teman beristirahat ….”

Sementara sekar adiku yg bandel ini sedikit pucat dan memaksa tidur sebelum ganti baju, aku khawatir kenapa-kenapa ku paksa bangunin dan ku kasih minyak gosok yg panas di bawah hidungnya….( maaf yach …. Jangan dendam sama kaka-kaka mu ini hehehe )

Sore itu cuaca cukup baik dan suasana rame, aku ga tahu lagi temen-temen ngapain karena setelah semuanya beres aku memejamkan mata, capek bgt dan ngantuk bgt …..sebelum magrib aku bangun dan mulai bergerilya hingga malam hari, karena tenda sebelah sibuk menyiapkan makan malam…sementara tenda aku dan lia hanya ada makan ringan dan instan ( kaga kreatif bgt ) mampir di tendanya vita, ida, atik dan via yang masak sup, lanjut ke tenda neni dapet pir dan mampir ketenda sebelah punya ka nita yang sedang masak besar …wah asyik gerilya nya berhasil dan kenyang …..sementara depan tendaku ada tenda riri yang juga sedang masak nasi, ku kosongkan tendaku lia adikku.

Kembali ketenda, ku nyalakan HP ku dan mendegarkan lagunya the bettles, bon jopi yang berulang-ulang terputar secara memory nya kecil dan hanya beberapa lagu yang bisa kudengarkan ……bersama mba heny yang waktu itu berkunjung ketendaku sambil ngorol soal greenpeace dan sesekali mengikuti irama the beatles ( kalo dibayangain cangcuter sekarang kali yah ) …masih tetap mengalun …..

Love, love me do
You know I love you
I'll always be true
so please, love me do
oh, love me do

Love, love me do
You know I love you
I'll always be true
so please, love me do
oh, love me do

Someone to love
Somebody new
Someone to love
Someone like you

Love, love me do
You know I love you
I'll always be true
so please, love me do
oh, love me do

Love, love me do
You know I love you
I'll always be true
so please, love me do
oh, love me do
Yeah, love me do
Oh, love me do



Setelah bosen ikut nyanyi akhirnya ku rebahkan badanku setelah denger suara ka nita, tiduuuuurr….besuk kita summit jam 03.00 (wew rasanya ge rela bangun jam 3 nanti hehehe )

Sesaat sebelum tidur kami berunding bagaimana besuk mau ke puncak pangrango, deal jam 03.00 pagi kami akan menuju puncak itu, dan tepat jam 08.00 kami masuk tenda masing-masing dan bersiap untuk tidur.akupun masuk ketenda dan menutup resleting tenda , menyusup dibalik sleeping bag lia bercerita tentang banyak hal mulai dari cowonya hingga a-z tapi aku tertidur dan tak mendengar lagi suara dia ( sorry yach ….ketiduran, ceritanya sambung dirumah.

Kandang badak jam 02.30

Brug…brug….. suara kaki melangkah dan “taaaan….bangun” ( itu suara ka nita ) iyaaaaaa aku bangun ….kembali langkah itu menggelilingi area ini dan satu persatu tenda didatengin…” bangun…banguuun …sudah jam 03.00 ayo kita naik ……” berulang kali ka nita membangunkan kami…..(hehehe rasanya berat bgt mau bagun ) ku buka resleting tendaku dan melongok keluar …hmmmmm dingin boooo kembali aku menutup tenda dan mempersiapkan kostum untuk summit….jam 03.00 aku keluar tenda …ternyata bintang berkerap- kerlip terang menerangi lembah ini,cukup cerah dan puncak pangrango terlihat jelas bgt…..

03.30 summit attack ke puncak pangrango

Cukup lama dari bangun tidur hingga memulai summit kepuncak, masih ini dan itu senter ketinggalan, tanktop yg blm diambil dan lain-lain yang memperlambat , akhirnya setelah nyalain HT dan alih menurunkan frekuensi HT kami bergegas meninggalkan kandang badak, pagi ini gue dapet jatah jadi sweeper, sejujurnya aku takut kalo nanti peserta bertambah satu dibelakangku ( parno mode on ) tapi rasa takut itu terkalahkan oleh semangat menggapai puncak pangrango.perlahan gurat merah keperakan mulai Nampak selama kami masih dalam perjalanan kepuncak, rupaya kami tak berhasil mengejar sunrise di puncak pangrango, kami melihatnya semasa kami masih dipunggungan, tapi aku bersyukur karena cuaca hari itu tak ada hujan ……

Menggapai puncak pangrango …..

2.5 jam berlalu kami lalui dengan santai, perlahan-lahan kami mendekati puncak itu dan satu persatu menapakkan kaki di puncak ini ….senyum tipis dan rasa bahagia akhirnya kami sampai dipuncak ini degan selamat…. Udara pagi begitu sejuk,kami menggapai puncak pangrango bersama dan tertawa bersama dan bernarsis besama sebelum kami melanjutkan ke alun-alun mandalawangi ……

Alun-alun mandalawangi

Sesaat kami berada dipuncak itu dan kamipun menuju alun-alun mandalawangi yang disana sudah terlahat tendanya mas gethuk dkk yang sudah camp disini dari semalam…. Kami berkeliling di alun-alun itu dan bernarsis ria. 1.5 jam dimandalawangi cukup mengobati rindu akan dinginya mandalawangi …..dan disinilah klimaks dari pendakian women series ini, kesan dan pesan serta hahahihi semua tercurah disini sejenak kami serius dan kembali berhahahihi ……( sweet memory mandalawangi bersama para wanita )

dan kamipun bergerak untuk segera turun.setelah makan nasgor dan pancake dari tendanya bang jo dkk kami segera meninggalkan alun-alun ini. Satu jam berlalu meninggalkan pandalawangi dengan sejuta kenangan, kami sampai dikandang badak segera packing dan turun sebelum hari itu hujan, masih tertinggal ka nita dipuncak mandalawangi dan satu tenda masih berdiri sesaat saat aku meninggalkan camp ste itu.

2.5 jam berlalu kutinggalkan kandang badak dan beristirahat dipanyangcangan sambil menunggu tim terakhir dating, setelah semuanya terlihat akupun berjalan terseok-seok menuju base camp montana dan melapor.masih tertinggal yuli dan riza yang ternyata asyik menunggu tim lain yang kram kakinya ( two tumbs untuk solidaritas kalian )

Sesampai dimontana kami masih hihahihi sambil beres-beres sambil menunggu teman dan kembali ke Jakarta.

Thanks to :

1. Women serees team : ka nita, ka rona, putri, mbok ju, lia adikku, sekar adikku, via, vita, ida, widya, neni, mba vonny, ita, jenny, erin, riri, mba nita, ipey, riza, yuli, atik, siska,dan yg lupa namanya (maaf )

2. Bang nada dan mba heny yang dah jagain tenda kita

3. Otong,saiful dan jhon tetangga kita

4. Tim nya mas gethuk dan satu temennya yg nyusup ( bang jo )

5. om momod dan all the team yang ketemu di panyangcangan

6. iyan yang selalu jadi sahabat setiaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar